Tuesday, August 5, 2014

Selamat Lebaran. Selamat datang Harapan Baru.


Subhanallah. Alhamdulillah.
Allahu Akbar. Walillah Ilham.
Finally Eid Mubarok were coming. Happy Aidil Fithr for all of you who celebrated. Minal aidzin wal Faidzin, mohon maaf lahir dan bathin.
Sekali lagi saya saya ucapkan Alhamdulillahirobbil alamin. Idul Fitri tahun ini benar-benar membawa berkah yang luar biasa. Entah apa yang mendorong saya sehingga saya sekarang sudah mulai berhijab.
Sebenarnya keinginan buat berhijab sudah muncul dari sekitar dua bulan yang lalu, tapi belum benar-benar sreg dan masih harus menata hati buat memakai hijab.
Tapi di setiap harinya saya sering membaca blog-blog tentang hijab, blog perempuan muslim, dan juga banyak temen-temen saya yang sering nge-post di Path, tentang kemuliaan berhijab.
Satu kalimat yang selalu terngiang di telinga dan di hati saya adalah “Satu langkah seorang anak perempuan keluar dari rumah dengan tidak menggunakan hijab, maka satu langkah pula ayahnya mendekat ke pintu neraka. Hijabmu adalah penyelamat ayahmu dari siksaan api neraka”.
Subhanallah.
Anak perempuan mana yang tidak sayang sama ayahnya? Dan anak perempuan mana yang rela ayahnya masuk ke dalam neraka karena perbuatannya sendiri? Astaghfirullah hal adzim. Naudzubillah min dzalik.
Jadinya tiap melangkah dari luar rumah engga pake hijab, dada rasanya sesak gitu.
And finally saya memutuskan untuk berhijab. Dorongan dari dalem hati kuat banget, padahal masih agak ragu, tapi akhirnya memberanikan diri.
Di hari pertama kerja ngerasa aneh banget. Soalnya FYI saya kerjanya di Perusahaan coklat punya asing yang notabene adalah pabrik. Seragamnya ngga kece dan berlengan pendek, mengharuskan saya untuk pakai dekker. Ngga oke banget dan ngerasa jelek. Lama-lama juga ngerasa orang pake kerudung itu ndeso, kampungan, and whatever lah yang jelas semua itu ngebuat saya minder. Tapi lama-lama saya juga mikir, berhijab itu antara kita sama Allah, bukan sesama manusia yang menilai, tapi Allah SWT.
Dan ada satu perkataan lagi yang saya selalu inget setiap saya ngerasa aneh pake hijab, “Berhijab memang susah, karena ganjarannya Surga”. Amin Ya Allah.
Tapi hijab jaman sekarang kan sudah modern, jadi sebenernya engga perlu kan ngerasa minder atau malu. Banyak artis-artis dan para hijabers yang bisa dijadiin contoh biar kamu tetep bisa modis walaupun pake hijab. Contohnya favorit saya Hanatajima. Terus Dian Pelangi sama Puteri Hasanah Karunia.
Banyak temen dan saudara saya bilang, katanya setelah berhijab mereka jadi mendapatkan hidup yang baru. Dalam artian hidupnya jadi lebih baik. Rejekinya lancar, atau dapat jodoh. Jujur saja saya juga sedikit pengen dapet hidayah kayak mereka. Tapi yang paling penting, semoga ibadah saya jadi tambah rajin dan derajat saya naik di mata Allah SWT.
Mmm.. Sama nulis post ini saya jadi ingat, waktu tarawih hari terakhir di Masjid dekat rumah saya, Pak Ustadz yang ceramah bilang, “umat manusia yang lulus dari ujian ramadhan, adalah umat manusia yang merasa dirinya jauh lebih baik dan meningkat ketaqwaannya kepada Allah SWT setelah Ramadhan berakhir”. Bukan merasa takabur tapi semoga saja saya memang benar-benar sedang berusaha menjadi seorang muslimah yang lebih baik. Baik dalam ibadah, akhlak, perbuatan, tingkah laku, rezeki, jodoh dan segalanya. Amin.
For you all muslimah, hope this post could give you an enlightenment. Just to remind you that hijab is not a choice, but hijab is a must J

Sunday, November 3, 2013

Just Post a look.


Boring at home and finding an old shirt from Emily. Hihi yes it's time to post a look! 
Tomorrow I bought a red bowler hat from Luna Maya for Hardware, and a velvet oxford shoes from 13thshoes. Haha I don't know why I choose red, whereas I didn't like red before. But now I'm in my red mood and Ta-Da! Red doesn't always bad and striking.
Its stunning, well.

God save the strangers from Emily; Red bowler hat from LMhardware; Red velvet oxford shoes from 13thShoes


 I also post this look  on my LookBook. Sign up on LookBook and hype this look here. Thankyou and Have a very nice day!